Skip to main content

Contoh Surat Gugatan Cerai


CONTOH SURAT GUGATAN CERAI

                Kediri, .......  Maret ……

Perihal : Gugatan Cerai
Kepada
Yth : Bapak Ketua Pengadilan Agama ……
Di-
…………


Assalamu’ alaikum Wr Wb

Dengan hormat,

Yang bertandatangan di bawah ini :
Nama                   :  …………………… Binti ………………………
Tempat/Tgl Lahir   :    …………………………………
Jenis Kelamin      : ………………………………….
Alamat                 :  …………………………………
Pekerjaan            :  …………………………………
Agama                 : …………………………………
Selanjutnya mohon disebut sebagai : PENGGUGAT--------------------------------------------------------------------
Dengan ini mengajukan gugatan cerai terhadap :
Nama                   :  …………………….. Bin ………………………
Tempat/TglLahir :  ………………………………..
Jenis Kelamin      : ………………………………..
Alamat                 :  ……………………………….
Agama                 : ……………………………….
Pekerjaan            :  ………………………………. 
Selanjutnya mohon disebut sebagai :
TERGUGAT---------------------------------------------------------------
Adapun yang menjadi dasar serta alasan Penggugat mengajukan gugatan ini adalah sebagai berikut :
1.      Bahwa antara Penggugat dengan Tergugat adalah suami isteri yang telah terikat dalam pernikahan yang sah menurut Syari’at Islam, pernikahanya dilaksanakan pada hari : ……..,   Tanggal : ….. Juni ….., tercatat dalam kutipan Akta Nikah Nomor : …../…../…/…, yang dibuat dan ditandatangani oleh Kepala KUA ……………………………………………..;
2.      Setelah pelaksanaan pernikahan, Penggugat dan Tergugat bertempat tinggal bersama dan bergaul sebagaimana layaknya suami isteri di ……………………………………………………, yang beralamat di ………………….., Kota ………………………….;
3.     Bahwa untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari dalam rumah tangga Penggugat dengan Tergugat,  Tergugat bekerja sebagai ……………………………;
4.  Bahwa sekitar pertengahan tahun 2003, antara Penggugat dengan Tergugat mulai terjadi perselisihan dan pertengkaran, dalam setiap perselisihan dan pertengkaran,Tergugat sering memaki – maki Penggugat dengan kata – kata kasar, bahkan tindakan kasar yang sangat menyinggung perasaan dan tidak pantas diucapkan dan/atau dilakukan oleh seorang suami kepada isteri, dan pernah pula pada tahun 2008 perselisihan dan pertengkaran antara Penggugat dengan Tergugat berujung dengan kekerasan fisik yang dilakukan oleh Tergugat kepada Penggugat, Terggugat memukul anggota badan Penggugat (  tepatnya pada mata sebelah kanan ), sampai mata sebelah kanan Penggugat lebam;
5.        Bahwa pada awal tahun 2013, untuk kepentingan tugas sebagai ……………………….., Tergugat berpindah tugas ………………………… yang berada di ………………………., oleh karena tempat tugas Tergugat dekat dengan tempat tinggal orang tua Penggugat, maka Penggugat dan Tergugat sepakat untuk bertempat tinggal bersama di rumah/tempat tinggal orang tua Penggugat yang terletak di ………………………………………………………………….. .;
6.        Bahwa perselisihan dan pertengkaran antara Penggugat dengan Tergugat semakin sering terjadi , dalam setiap perselisihan dan pertengkaran antara Penggugat dengan Tergugat, Tergugat sering memaki – maki Penggugat dengan kata – kata kasar yang sangat menyinggung perasaan dan tidak pantas diucapkan oleh seorang suami kepada isteri dan lebih parahnya lagi dalam setiap pertengkaran Tergugat sering tidak pulang kerumah tempat tinggal bersama dan tidak memberikan kabar keberadaanya
7.    Bahwa timbulnya perselisihan dan pertengkaran yang terus menerus tersebut, antara lain di sebabkan:
10.1. Sering tidak ada kecocokan dan ketidak sepahaman dalam mengambil keputusan yang menyangkut kepentingan bersama dalam keluarga
10.2. Dalam percekcokan seringkali Tergugat mengucapkan kata talak kepada Penggugat, dan bila dihitung kata talak yang diucapkanTergugat kepada Penggugat  lebih dari tiga kali
10.3. Tergugat sering memperlakukan kasar kepada Penggugat, memaki – maki dengan kata – kata kasar yang menyinggung perasaan Penggugat
8.       Bahwa puncak dari perselisihan dan pertengkaran antara Penggugat dengan Tergugat terjadi pada awal Bulan Desember tahun …………………, semenjak pertengkaran tersebut sampai dengan gugatan ini diajukan di Pengadilan Agama …………………., Tergugat sudah tidak lagi memberikan nafkah lahir (Uang belanja untuk kebutuhan sehari-hari ) kepada Penggugat ataupun anak-anak hasil perkawinan antara Penggugat dengan Tergugat yang berjumlah 3 ( Tiga ) orang yaitu :
11.1. ……………………, Jenis kelamin : …..........., Lahir tanggal : ………
11.2.……………….........,Jeniskelamin :……………,Lahir tanggal : ……......
11.3. ………………......., Jenis kelamin : ...................., Lahir tanggal: ………
9.        Bahwa semenjak awal bulan Desember tahun ………….., sampai dengan gugatan ini diajukan di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri, terhitung 3 ( tiga ) bulan lebih, Tergugat tidak memberikan nafkah lahir untuk keperluan Penggugat dan 3 (tiga ) orang anak Penggugat dengan Tergugat
10.  Bahwa atas kondisi rumah tangga Penggugat dengan Tergugat yang demikian itu, tidak ada harapan akan hidup rukun lagi dalam rumah tangga, dan Penggugat sudah tidak sanggup lagi mempertahankan keutuhan rumah tangga dengan Tergugat, karena kehidupan rumah tangga Penggugat dengan Tergugat sudah tidak sesuai lagi dengan tujuan perkawinan, oleh karena itu Penggugat bertekat untuk segera mengakhiri perkawinan tersebut dengan perceraian
11.   Bahwa setelah pernikahan antara Penggugat dengan Tergugat diputus cerai oleh Pengadilan Agama Kabupaten Kediri, sudah menjadi kwajiban Tergugat memberikan nafkah untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan pendidikan, kesehatan dan kebutuhan hidup layak lainya yang diperlukan untuk kelangsungan hidup 3 ( tiga ) orang  anak – anak hasil perkawinan antara Penggugat dengan Tergugat, dan jika dihitung, rata – rata kebutuhan tersebut adalah sebesar Total  Rp. ……………..,- ( …………………… ) per bulan
Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut diatas, Penggugat mohon kepada Bapak Ketua Pengadilan Agama ……………………. Cq Majelis Hakim untuk memeriksa dan mengadili perkara ini, dan selanjutnya menjatuhkan putusan yang amarnya berbunyi :
PRIMAIR
1.    Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya;
2.    Menyatakan perkawinan antara Penggugat dengan Tergugat yang pernikahanya dilaksanakan pada hari : ………… Tanggal : ……………. Juni ………………, tercatat dalam kutipan Akta Nikah Nomor : 298/11/VI/2001, yang dibuat dan ditandatangani oleh Kepala KUA ………………, PUTUS dengan perceraian;
3.    Menghukum Tergugat untuk membayar nafkah kepada 3 ( tiga ) orang anak hasil Perkawinan antara Penggugat dengan Tergugat terhitung sejak perkara diputus oleh Pengadilan Agama Kabupaten Kediri sampai dengan anak – anak tersebut dewasa dan mandiri, sebesar               Rp. …………….,- ( ………………………. ) perbulan;
4.    Membebankan biaya perkara sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku
SUBSIDAIR
Jika Majelis Hakim berpendapat lain, Penggugat mohon putusan yang seadil – adilnya sesuai dengan Hukum dan Peraturan yang berlaku
Demikian gugatan ini Penggugat ajukan untuk mendapatkan penyelesaian yang sebaik – baiknya, dan atas putusan yang dijatuhkan nanti disampaikan ucapan terimakasih.

Wassalamu’alaikum Wr Wb

Hormat saya,
Penggugat



(  …………………………..  )
 

Comments